Type something and hit enter

author photo
By On
Seni bogi adenium tidak terlepas dari pemangkasan, baik itu pemangkasan batang atau cabang yang tidak beraturan, bertujuan untuk menyegarkan kembali adenium. (baca : pangkas cabang adenium tidak beraturan). Ada juga memangkas bertujuan untuk memperindah tampilan adenium.

Pemangkasan batang atau cabang ini sering dijumpai kesalahan, kesalahan tidak disadari terutama bagi pemula dalam seni bogi adenium. Kesalahan baru disadari setelah adenium mulai tumbuh dan berkembang. Untuk itu hobiis hindari kesalahan tersebut.

Cabang Pendek

Berikut beberapa kesalahan Pemotongan Batang Cabang Terlalu Pendek.

1. Kurang memperhitungkan petumbuhan tanaman.
Kesalahan ini tidak disadari karena pada saat memotong kurang memperhitungkan pertumbuhan adenium.  Batang dipotong, dikira sudah cukup panjang padahal nanti panjang sebenarnya adalah dari mana tunas baru akan tumbuh. Tunas tumbuh pasti dibawah potongan!. Ini jelas mengurangi batang bekas potongan.

2. Kurang memperhitungkan perbandingan ukuran panjang dan diameter.
Pada saat batang dipotong perbandingan panjang dengan diameter batang sudah cukup jauh, padahal nanti kalau adenium sudah membesar terlihat sangat pendek. Kenapa demikian?. Karena pertumbuhan tanaman lebih banyak memperbesar diameter bukan panjang.

3. Adenium tidak pada masa pertumbuhan.
Pemotongan dilakukan pada saat tanaman tidak pada masa pertumbuhan (energi penuh ). Ini akan berakibat pada tanaman lambat tumbuh dan busuk atau mengering pada ujung baru dipotong, hal ini tentu mengurangi panjang batang.

4. Tidak diberi Fungisida
Bekas potongan dibiarkan saja tidak dioleskan fungisida. Fungisida dapat berfungsi pencegah jamur-jamur agar bekas luka tidak membesar atau busuk.

5. Musim
Pemotongan dilakukan pada saat musim hujan, ini beresiko juga pada busuk ujung batang baru dipotong.

Jadi sebelum melakukan pemotong pertimbangkanlah hal diatas agar hobiis tidak menyesal kemudian.
Demikian semoga bermanfaat.

Click to comment